Wujud Nyata Ajaran Berbudi Luhur, Puluhan Warga PSHT Pesantren Gotong Royong Bantu Korban Kebakaran

Wujud Nyata Ajaran Berbudi Luhur, Puluhan Warga PSHT Pesantren Gotong Royong Bantu Korban Kebakaran

Loading

KEDIRI – Puluhan warga dan siswa Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Pesantren, Cabang Kota Kediri Pusat Madiun, menunjukkan kepedulian terhadap sesama dengan menggelar aksi sosial, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan bersama relawan Suket Teki Kota Kediri dengan menggelar bakti sosial dan kerja bakti membersihkan puing-puing sisa kebakaran di rumah milik Puji, warga Jalan Mauni 127 A, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

Aksi gotong royong itu menjadi bentuk kepedulian PSHT dan para relawan terhadap warga yang tengah menghadapi masa sulit setelah rumahnya dilanda kebakaran. Para peserta kegiatan datang dengan membawa semangat kebersamaan untuk membantu proses pembersihan lokasi.

Tanpa canggung, puluhan warga dan siswa PSHT bersama relawan Suket Teki bahu-membahu membersihkan berbagai material yang terdampak kebakaran. Kayu yang hangus, seng, material bangunan, hingga sejumlah perabotan rumah tangga yang rusak diangkat dan dipindahkan dari lokasi.

Ketua Ranting PSHT Pesantren Kota Kediri, Combat Dirgantara, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata implementasi ajaran PSHT mengenai budi luhur dan kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, nilai persaudaraan tidak hanya diwujudkan di lingkungan organisasi, tetapi juga melalui tindakan nyata di tengah masyarakat.

“Kerja bakti dan aksi sosial ini kami lakukan sebagai bentuk rasa solidaritas. Selain untuk meringankan beban fisik korban, kami berharap kehadiran rekan-rekan di sini dapat memberikan dukungan moral dan pemulihan psikologis bagi keluarga korban,” ujar Combat Dirgantara di lokasi kegiatan.

Selain memberikan bantuan tenaga, PSHT Ranting Pesantren Kota Kediri juga menyerahkan bantuan donasi secara langsung kepada Puji selaku korban kebakaran. Bantuan tersebut merupakan hasil swadaya dan kepedulian warga serta siswa PSHT Ranting Pesantren yang secara sukarela turut membantu meringankan beban korban.

Bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit membantu kebutuhan keluarga korban dalam menghadapi kondisi pascakebakaran. Kehadiran para anggota PSHT dan relawan juga diharapkan mampu memberikan semangat kepada keluarga agar dapat segera bangkit dan menjalani aktivitas kembali.

Kegiatan sosial tersebut sekaligus menunjukkan bahwa keberadaan organisasi pencak silat di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pembinaan olahraga dan bela diri. Nilai persaudaraan, kepedulian, solidaritas, serta semangat gotong royong juga menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat.

Kolaborasi antara PSHT dan relawan Suket Teki Kota Kediri dalam kegiatan ini diharapkan dapat terus terjalin. Sinergi lintas elemen masyarakat dinilai penting untuk memperkuat respons terhadap berbagai persoalan sosial, termasuk ketika masyarakat membutuhkan bantuan akibat bencana.

Melalui aksi sederhana namun penuh makna tersebut, warga dan siswa PSHT Ranting Pesantren Kota Kediri berupaya membuktikan bahwa ajaran berbudi luhur dapat diwujudkan melalui kepedulian dan tindakan nyata. Semangat gotong royong pun diharapkan terus tumbuh sehingga semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk saling membantu dalam menghadapi berbagai kondisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *