Imigrasi Kediri Gelar Pasporia di CFD Jombang, Warga Antusias Manfaatkan Layanan Paspor Hari Libur

Imigrasi Kediri Gelar Pasporia di CFD Jombang, Warga Antusias Manfaatkan Layanan Paspor Hari Libur

Loading

Jombang – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri kembali menghadirkan inovasi pelayanan publik melalui program Pelayanan Pasporia (Paspor Minggu Ceria) yang digelar di kawasan Car Free Day (CFD) Kabupaten Jombang, Minggu (21/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendekatkan layanan keimigrasian kepada masyarakat sekaligus memberikan kemudahan bagi warga yang tidak memiliki waktu mengurus paspor pada hari kerja.

Layanan jemput bola tersebut berlangsung di halaman depan Kantor Pemerintah Kabupaten Jombang dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Sejak pagi hari, warga tampak antusias memanfaatkan kesempatan untuk melakukan permohonan paspor tanpa harus datang langsung ke kantor imigrasi pada hari kerja.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri, Antonius Frizky Saniscara Cahya Putra, menjelaskan bahwa program Pasporia merupakan bentuk nyata komitmen Imigrasi dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, fleksibel, dan mudah diakses oleh masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi implementasi semangat “Imigrasi untuk Rakyat” yang terus digaungkan Direktorat Jenderal Imigrasi.

Untuk mendukung kelancaran layanan, petugas Imigrasi Kediri telah bersiaga sejak pukul 05.00 WIB. Sebelumnya, Kantor Imigrasi Kediri menyediakan kuota sebanyak 50 permohonan paspor yang dapat diakses masyarakat melalui pendaftaran daring di situs resmi.

Dari total kuota yang tersedia, sebanyak 49 pemohon berhasil mendaftarkan diri secara online. Pada pelaksanaan di lapangan, petugas berhasil melayani dan memproses 44 permohonan paspor. Sementara itu, lima pemohon lainnya tercatat tidak hadir pada saat kegiatan berlangsung.

Tidak hanya memberikan layanan paspor, Kantor Imigrasi Kediri juga memanfaatkan momentum CFD untuk melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Petugas memberikan informasi secara langsung mengenai penggunaan aplikasi M-Paspor yang kini menjadi salah satu sarana utama dalam proses pengajuan paspor secara digital.

Selain itu, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Sosialisasi dilakukan melalui pembagian brosur dan penyampaian informasi secara langsung kepada warga sebagai bagian dari program kerja Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya perdagangan orang.

Untuk menambah daya tarik kegiatan, petugas turut membagikan souvenir berupa gantungan kunci dan stiker kepada masyarakat. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Humas Direktorat Jenderal Imigrasi dalam pelaksanaan program Pasporia yang menyasar ruang-ruang publik dengan tingkat kunjungan masyarakat yang tinggi.

Kegiatan Pasporia di CFD Jombang berlangsung hingga pukul 10.00 WIB dan berjalan dengan lancar. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang berharap layanan serupa dapat kembali hadir pada pelaksanaan CFD berikutnya. Sejumlah warga bahkan menyampaikan apresiasi atas kemudahan yang diberikan melalui layanan paspor di hari libur tersebut.

Antonius berharap program Pasporia dapat terus dilaksanakan di berbagai kesempatan mendatang. Menurutnya, layanan jemput bola tidak hanya memberikan kemudahan akses pengurusan paspor, tetapi juga menjadi sarana untuk memastikan pelayanan keimigrasian berjalan secara profesional, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan semangat “Imigrasi untuk Rakyat”, Kantor Imigrasi Kediri berkomitmen terus menghadirkan inovasi pelayanan publik yang mudah dijangkau, berkualitas, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *