![]()
Kediri — Fasilitas baru untuk menunjang peningkatan kemampuan personel resmi dimiliki Polres Kediri. Lapangan Tembak Tathya Dharaka yang berdiri di kawasan Polsek Plosoklaten, Desa Plosolor, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, kini telah diresmikan dan siap digunakan.
Peresmian lapangan tembak tersebut dilakukan langsung oleh Kapolres Kediri, AKBP Bramastyo Priaji, pada Senin (27/4/2026). Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol dimulainya pemanfaatan fasilitas tersebut.
Lapangan tembak ini dibangun di atas lahan yang sebelumnya merupakan eks asrama polisi. Kini, kawasan tersebut telah ditata ulang menjadi fasilitas latihan yang representatif dan memenuhi standar keamanan untuk kegiatan menembak.
Usai seremoni peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan latihan menembak yang diikuti para pejabat utama (PJU) Polres Kediri. Latihan ini menjadi pemanfaatan perdana fasilitas sekaligus menunjukkan kesiapan lapangan dalam mendukung kegiatan operasional.
Dalam sambutannya, AKBP Bramastyo menegaskan bahwa keberadaan lapangan tembak ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme anggota kepolisian, khususnya dalam penguasaan penggunaan senjata api.
Menurutnya, fasilitas tersebut diharapkan mampu menunjang kemampuan teknis personel agar semakin terasah, terukur, serta sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku di institusi kepolisian.
Ia juga menekankan bahwa latihan menembak bukan sekadar soal ketepatan mengenai sasaran. Lebih dari itu, latihan ini berkaitan erat dengan pembentukan disiplin, pengendalian diri, serta tanggung jawab dalam penggunaan senjata api di lapangan.
“Setiap anggota harus memahami bahwa penggunaan senjata api memiliki konsekuensi besar, sehingga perlu didukung dengan latihan yang rutin, terarah, dan berkesinambungan,” tegasnya.
Dengan hadirnya Lapangan Tembak Tathya Dharaka, Polres Kediri kini memiliki sarana latihan yang lebih fleksibel dan terkontrol. Personel tidak lagi bergantung pada lokasi latihan di luar wilayah, sehingga efisiensi waktu dan pengawasan dapat lebih optimal.
Ke depan, fasilitas ini akan dimanfaatkan secara rutin sebagai bagian dari program pembinaan kemampuan anggota. Diharapkan, keberadaan lapangan tembak ini mampu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Polri yang profesional, presisi, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan.

