![]()
Kediri – Upaya menjaga ketahanan pangan terus dilakukan jajaran Polres Kediri melalui berbagai kegiatan pendampingan kepada masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Rembang Kepuh Polsek Ngadiluwih, Aipda Alfan Mahendra, yang turun langsung ke lahan pertanian jagung milik warga di Desa Rembang Kepuh, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu petani mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman sejak dini. Menurut Aipda Alfan, keberhasilan panen tidak hanya ditentukan saat masa panen tiba, tetapi juga bergantung pada proses perawatan dan pengawasan tanaman sejak awal masa tanam.
Di tengah hamparan tanaman jagung yang sedang berkembang, Aipda Alfan berdialog dengan para petani mengenai kondisi lahan, perkembangan tanaman, hingga berbagai tantangan yang kerap dihadapi selama masa budidaya. Pembahasan juga mencakup langkah-langkah pencegahan terhadap serangan hama dan pertumbuhan gulma yang dapat mengurangi produktivitas hasil panen.
Pendampingan yang dilakukan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polres Kediri terhadap program ketahanan pangan yang terus digalakkan bersama masyarakat. Kehadiran anggota Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas pertanian diharapkan mampu memberikan motivasi sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara petani dan pihak kepolisian.
Selain memberikan pendampingan, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menyerap berbagai aspirasi dan kendala yang dihadapi petani secara langsung. Dengan mengetahui kondisi riil di lapangan, berbagai permasalahan yang muncul dapat diidentifikasi lebih awal sehingga solusi yang tepat dapat segera dirumuskan.
Aipda Alfan Mahendra menegaskan bahwa perhatian terhadap sektor pertanian merupakan salah satu bentuk kepedulian kepolisian dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program ketahanan pangan sangat bergantung pada kemampuan petani dalam menjaga kualitas tanaman selama proses budidaya berlangsung.
“Sering kali persoalan di lahan baru terlihat ketika tanaman mulai terdampak. Karena itu pendampingan dan komunikasi dengan petani penting dilakukan agar berbagai kendala bisa diketahui lebih awal dan segera dicari solusinya,” ujar Aipda Alfan saat berada di lokasi pertanian.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan anggota kepolisian dalam kegiatan pertanian bukan hanya sebatas pendampingan, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap upaya masyarakat dalam menjaga ketersediaan pangan. Menurutnya, ketika hasil pertanian dapat dipertahankan dengan baik, manfaatnya akan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Ketahanan pangan dibangun dari banyak hal, salah satunya memastikan petani dapat menjalankan proses budidaya dengan baik. Ketika hasil pertanian terjaga, manfaatnya juga dirasakan oleh masyarakat secara luas,” tambahnya.
Para petani menyambut baik kehadiran Bhabinkamtibmas di lahan pertanian mereka. Pendampingan yang dilakukan dinilai memberikan semangat sekaligus membantu petani lebih waspada terhadap berbagai potensi gangguan yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman.
Melalui koordinasi yang terus terjalin antara petani dan pihak kepolisian, diharapkan produktivitas pertanian jagung di Desa Rembang Kepuh dapat terus terjaga. Langkah preventif yang dilakukan sejak dini menjadi kunci penting dalam mewujudkan hasil panen yang optimal sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Kediri.

