Road To Kilau Raya Meriahkan Hari Jadi Kota Mojokerto ke-108, Peran Backing Vocal Jadi Kunci Kesuksesan Panggung Spektakuler

Road To Kilau Raya Meriahkan Hari Jadi Kota Mojokerto ke-108, Peran Backing Vocal Jadi Kunci Kesuksesan Panggung Spektakuler

Loading

MOJOKERTO – Perayaan Hari Jadi Kota Mojokerto ke-108 berlangsung semarak dengan digelarnya acara hiburan akbar Road To Kilau Raya pada Sabtu (20/6/2026). Ribuan masyarakat memadati lokasi acara untuk menyaksikan penampilan sederet artis ibu kota yang hadir menghibur warga dalam rangkaian peringatan hari jadi kota yang sarat makna tersebut.

Acara yang menghadirkan bintang-bintang papan atas seperti Inul Daratista, Happy Asmara, Denada, dan sejumlah artis nasional lainnya itu sukses menyuguhkan pertunjukan spektakuler. Kehadiran presenter kondang Irfan Hakim sebagai host turut menambah kemeriahan suasana dengan interaksi yang hangat dan penuh canda bersama para penonton.

Di balik gemerlap penampilan para artis ternama tersebut, terdapat sosok-sosok penting yang bekerja menjaga kualitas pertunjukan dari sisi musikal, yakni para backing vocal. Bersama OM NeW Arista sebagai orkes pengiring, tim backing vocal yang dipimpin oleh Rara Fortuna Cs menjadi elemen penting yang mendukung kelancaran seluruh penampilan di atas panggung.

Peran backing vocal kerap luput dari perhatian publik. Padahal, mereka memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga harmoni lagu, memastikan tempo tetap stabil, hingga membantu mengisi ruang-ruang musikal yang tidak dinyanyikan oleh penyanyi utama. Kehadiran mereka membuat penampilan live terdengar lebih utuh dan berwarna.

Selain itu, backing vocal juga berfungsi sebagai pengingat lirik bagi penyanyi utama saat tampil di atas panggung. Ketika artis sedang berinteraksi dengan penonton atau membangun suasana konser, suara backing vocal tetap menjaga kesinambungan lagu sehingga pertunjukan berjalan lancar tanpa mengurangi kualitas musikalitasnya.

Dalam wawancaranya usai acara, Rara Fortuna mengungkapkan bahwa tugas seorang backing vocal tidak sekadar bernyanyi mengikuti penyanyi utama. Menurutnya, mereka harus mampu menciptakan harmoni yang tepat agar lagu terdengar lebih kaya dan profesional di telinga penonton.

“Sebagai backing vocal, kami harus mampu menyanyikan nada-nada pelengkap yang menyatu dengan vokal utama. Kami menciptakan harmoni melalui pembagian suara sopran, alto, tenor, maupun bas sesuai kebutuhan lagu. Itu yang membuat sebuah penampilan menjadi lebih hidup dan berkelas,” ujar Rara.

Rara juga menjelaskan bahwa backing vocal memiliki peran penting dalam memperkuat emosi lagu. “Saat memasuki bagian reff atau klimaks lagu, kami membantu membangun energi sehingga lagu terdengar lebih megah dan menyentuh. Selain itu, kami juga sering melakukan pola call and response dengan penyanyi utama untuk menciptakan dialog musikal yang dinamis di atas panggung,” jelasnya.

Tak hanya dari sisi vokal, menurut Rara, backing vocal juga turut mendukung penampilan visual. Mereka sering dilibatkan dalam koreografi sederhana serta menjaga suasana panggung tetap hidup selama konser berlangsung. “Ketika artis utama menyapa penonton atau berjalan ke sisi panggung, kami tetap menjaga jalannya lagu agar tidak kehilangan energi. Intinya, kami menjadi bagian penting yang mendukung keseluruhan pertunjukan,” tambahnya.

Kesuksesan Road To Kilau Raya dalam rangka Hari Jadi Kota Mojokerto ke-108 menjadi bukti bahwa sebuah pertunjukan besar tidak hanya bergantung pada popularitas artis utama. Di balik sorotan lampu panggung dan gemuruh tepuk tangan penonton, terdapat kerja sama tim yang solid, termasuk para personel OM NeW Arista dan Rara Fortuna Cs yang memastikan setiap lagu tersaji sempurna. Kolaborasi antara musisi, backing vocal, manajemen artis, termasuk tim dari Happy Asmara (HA), menjadikan malam hiburan tersebut sebagai momen tak terlupakan bagi masyarakat Kota Mojokerto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *