Kakorlantas Polri Buka Pelatihan ETLE 2026, Perkuat Sistem Penegakan Hukum Lalu Lintas Nasional

Kakorlantas Polri Buka Pelatihan ETLE 2026, Perkuat Sistem Penegakan Hukum Lalu Lintas Nasional

Loading

Bogor — Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Agus Suryo Nugroho, secara resmi membuka Pelatihan Operator Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Sistem Dakgar Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini digelar selama tiga hari, mulai 27 hingga 29 April 2026, bertempat di Hotel Ole Suites, Bogor.

Pelatihan tersebut diikuti oleh ratusan personel Polri dari berbagai jajaran Polda di seluruh Indonesia. Para peserta merupakan anggota yang telah ditunjuk sebagai operator ETLE, yang nantinya akan bertugas menjalankan sistem penegakan hukum lalu lintas berbasis teknologi di wilayah masing-masing.

Dalam sambutannya, Agus Suryo Nugroho menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari langkah strategis Polri dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi. Upaya tersebut dilakukan untuk mendukung sistem penegakan hukum lalu lintas yang modern, transparan, dan berkeadilan.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam mendukung keberhasilan implementasi sistem ETLE. Menurutnya, secanggih apa pun teknologi yang digunakan tidak akan berjalan optimal tanpa didukung oleh personel yang kompeten dan profesional.

Senada dengan hal itu, Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, Faizal, menyampaikan bahwa operator ETLE merupakan ujung tombak dalam penegakan hukum berbasis elektronik. Oleh karena itu, peningkatan kemampuan teknis serta pemahaman sistem menjadi faktor krusial dalam memastikan efektivitas pelaksanaan di lapangan.

Selama pelatihan, para peserta mendapatkan pembekalan materi secara komprehensif terkait alur kerja sistem ETLE. Mulai dari proses penangkapan pelanggaran (capture), verifikasi data, validasi, hingga penerbitan dan pengiriman surat konfirmasi kepada pelanggar, seluruh tahapan dipelajari secara mendalam.

Tak hanya teori, peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan praktik langsung. Hal ini bertujuan agar setiap operator memiliki pemahaman yang menyeluruh serta mampu mengoperasikan sistem ETLE secara tepat dan akurat saat bertugas.

Dalam kegiatan ini, turut diperkenalkan pengembangan perangkat ETLE berbasis teknologi terkini, yakni ETLE handheld dan ETLE drone. Kehadiran dua perangkat ini diharapkan mampu meningkatkan fleksibilitas dan efektivitas penegakan hukum, baik melalui pemantauan mobile maupun pengawasan dari udara secara real-time.

Selain itu, pelatihan ini juga menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi dan standar operasional antar operator ETLE di seluruh Indonesia. Dengan demikian, diharapkan tercipta sistem yang terintegrasi, konsisten, dan berkelanjutan dalam mendukung penegakan hukum lalu lintas.

Melalui pelatihan ini, para operator diharapkan mampu mengimplementasikan sistem ETLE secara maksimal di wilayah masing-masing. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Polri dalam menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas di jalan raya.

Dengan mengusung semangat Presisi, Korlantas Polri terus berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang modern, humanis, dan berbasis teknologi. Tujuan akhirnya adalah menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *