![]()
KEDIRI, 13 Januari 2026 — PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kediri melaksanakan pelepasan secara simbolis relawan bencana yang akan diberangkatkan untuk mendukung pemulihan ketenagalistrikan di wilayah Aceh dan Sumatera Utara. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen PLN dalam mendukung upaya kemanusiaan dan pemulihan infrastruktur pascabencana.
Pelepasan relawan tersebut dipimpin langsung oleh Manager PLN UP3 Kediri, Fikri Praditya, didampingi jajaran manajemen. Kegiatan berlangsung pada Januari 2026 dengan suasana khidmat dan penuh semangat pengabdian dari seluruh insan PLN yang hadir.
Sebanyak tujuh relawan dari PLN UP3 Kediri dijadwalkan berangkat menuju lokasi tugas pada 19 Januari 2026. Para relawan ini akan bergabung dalam tim pemulihan ketenagalistrikan untuk membantu percepatan penormalan pasokan listrik di wilayah terdampak bencana.
Relawan yang diberangkatkan terdiri dari Puji Supriyanto selaku Team Leader (TL) Pemeliharaan Jaringan UP3 Kediri, R. Dimas Bagus Suryaningrat selaku TL Teknik ULP Grogol, serta lima petugas Pelayanan Teknik (Yantek) yang akan bertugas langsung di lapangan. Tim ini dipilih berdasarkan kompetensi teknis serta kesiapan fisik dan mental.
Dalam arahannya, Fikri Praditya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kesiapan para relawan yang telah menunjukkan dedikasi tinggi sebagai insan PLN. Menurutnya, keterlibatan relawan dalam misi kemanusiaan merupakan bentuk tanggung jawab sosial PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik nasional, khususnya di masa darurat.
“Penugasan ini adalah amanah dan bentuk pengabdian. Saya berharap seluruh relawan dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi keselamatan kerja, serta menjaga nama baik PLN di manapun bertugas,” ujar Fikri Praditya.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi yang baik, kedisiplinan, serta kepatuhan terhadap seluruh prosedur keselamatan kerja selama berada di wilayah terdampak bencana. Dengan tantangan medan dan kondisi lapangan yang tidak mudah, aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan pemulihan.
Fikri berharap para relawan dapat memanfaatkan pengalaman dan keahlian teknis yang dimiliki untuk memberikan kontribusi maksimal. Kesiapan teknis, fisik, dan mental yang matang dinilai menjadi modal penting dalam mempercepat proses pemulihan ketenagalistrikan bagi masyarakat terdampak.
Melalui pelepasan relawan ini, PLN UP3 Kediri kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai bagian dari solusi dalam setiap upaya kemanusiaan. Semangat gotong royong dan pengabdian insan PLN diharapkan terus menyala dalam menerangi negeri hingga ke seluruh pelosok nusantara.

