![]()
KEDIRI — Pendampingan terhadap petani tidak berhenti ketika benih telah ditanam. Memasuki masa perawatan, tanaman jagung di Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, mulai menghadapi sejumlah persoalan yang lazim muncul di lahan pertanian, terutama gangguan hama dan gulma.
Kondisi tersebut turut menjadi perhatian jajaran Polsek Pagu Polres Kediri. Kanit Binmas Polsek Pagu, Aiptu Pujo Mulyono, S.H., turun langsung ke lahan pertanian bersama petani untuk membantu melakukan perawatan tanaman jagung sekaligus berdiskusi mengenai berbagai kendala yang ditemui selama proses budidaya, Selasa (29/9/2026).
Bagi petani, masa perawatan merupakan salah satu tahapan penting dalam menentukan keberhasilan tanaman hingga memasuki masa panen. Tanaman yang telah tumbuh tetap membutuhkan pemantauan secara rutin agar gangguan yang muncul dapat segera diketahui dan ditangani.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah keberadaan hama dan gulma. Gulma yang tumbuh di sekitar tanaman dapat mengambil nutrisi yang dibutuhkan jagung, sementara serangan hama berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman apabila tidak segera dikenali.
Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Pujo tidak hanya melihat kondisi tanaman, tetapi juga ikut berada di tengah aktivitas petani. Ia bertukar informasi dengan petani mengenai perkembangan tanaman, kondisi lahan, hingga persoalan yang muncul selama proses perawatan.
Pendampingan itu berlangsung dalam suasana kerja bersama. Personel kepolisian mengikuti aktivitas petani dari dekat sehingga dapat mengetahui secara langsung kondisi pertanian sekaligus memahami kebutuhan dan kendala yang dihadapi masyarakat di sektor tersebut.
Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Pagu AKP Kalis Joewasono, S.H., mengatakan perhatian terhadap sektor pertanian perlu dilakukan dengan menyesuaikan kebutuhan petani pada setiap tahapan budidaya.
“Setelah masa tanam, perhatian berikutnya adalah menjaga tanaman tetap tumbuh dengan baik. Hama dan gulma menjadi persoalan yang perlu segera dikenali agar tidak mengganggu hasil pertanian,” ujar AKP Kalis.
Menurutnya, keberadaan personel di tengah petani diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mendukung proses budidaya tanaman secara berkelanjutan. Pendampingan tidak hanya dilakukan pada saat penanaman, tetapi juga melihat perkembangan tanaman hingga menghadapi berbagai persoalan di lapangan.
Aktivitas di lahan jagung Desa Menang tersebut menjadi bagian dari dukungan Polsek Pagu terhadap program ketahanan pangan. Melalui keterlibatan langsung di lapangan, kepolisian berupaya membangun komunikasi dengan petani sekaligus mengikuti perkembangan pertanian di wilayah binaannya.
Dengan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, kondisi tanaman dapat terus dipantau bersama. Harapannya, berbagai gangguan selama masa perawatan dapat diketahui lebih awal sehingga tanaman jagung dapat tumbuh optimal dan mendukung hasil pertanian masyarakat Desa Menang.

