Wujudkan Kediri Mapan, Mbak Wali dan Gus Qowim Serahkan 200 Becak Listrik GSN untuk City Tourism

Wujudkan Kediri Mapan, Mbak Wali dan Gus Qowim Serahkan 200 Becak Listrik GSN untuk City Tourism

Loading

KOTA KEDIRI – Menandai satu tahun masa kepemimpinan Wali Kota Vinanda Prameswati (Mbak Wali) dan Wakil Wali Kota KH Qowimuddin Thoha (Gus Qowim), Balai Kota Kediri dipadati oleh ratusan pengayuh becak pada Rabu, 25 Februari 2026. Sebanyak 200 unit becak listrik resmi diserahkan kepada penerima manfaat sebagai langkah konkret mewujudkan visi Kediri City Tourism yang modern dan ramah lingkungan.

Program ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) dengan Pemerintah Kota Kediri. Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup para pengayuh becak sekaligus mentransformasi moda transportasi tradisional menjadi lebih efisien demi mendukung sektor pariwisata kota yang kian berkembang.

Acara diawali dengan penyerahan unit becak listrik secara simbolis oleh Mbak Wali dan Gus Qowim kepada perwakilan penerima manfaat di halaman Balai Kota. Dalam sambutannya, Wali Kota Vinanda menegaskan bahwa inovasi ini adalah bagian dari komitmen besar menuju “Kota Kediri yang Mapan”.

“Satu tahun ini kita fokus meletakkan fondasi ekonomi yang kuat. Becak listrik ini bukan sekadar alat transportasi, tapi wajah baru pariwisata kita. Kita ingin pengayuh becak lebih sejahtera karena tidak lagi mengandalkan tenaga fisik secara berlebih, namun tetap mempertahankan kearifan lokal,” ujar Mbak Wali.

Senada dengan hal tersebut, Gus Qowim menambahkan bahwa sinergi dengan Yayasan GSN mencerminkan gotong royong lintas sektor untuk melayani masyarakat bawah.

Puncak acara ditandai dengan aksi kirab bersama. Mbak Wali dan Gus Qowim melepas langsung konvoi 200 becak listrik yang mengular memutari jalur protokol kota. Kehadiran jajaran anggota DPRD Kota Kediri serta pejabat OPD (Organisasi Perangkat Daerah) turut menambah kemeriahan suasana.

Warga yang memadati pinggir jalan tampak antusias melihat iring-iringan becak listrik yang kini tampil lebih bersih, senyap, dan futuristik. Melalui momentum satu tahun kepemimpinan ini, Pemkot Kediri optimistis bahwa integrasi transportasi tradisional berbasis teknologi akan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Kediri.

Dengan semangat kolaborasi ini, target menjadikan Kediri sebagai pusat wisata perkotaan yang berkelanjutan dan masyarakatnya yang mapan kini bukan lagi sekadar impian, melainkan realitas yang mulai dirasakan manfaatnya secara nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *