PSHT Cabang Kota Kediri Pusat Madiun Bagikan 218 Paket Zakat kepada Warga Kurang Mampu

PSHT Cabang Kota Kediri Pusat Madiun Bagikan 218 Paket Zakat kepada Warga Kurang Mampu

Loading

KEDIRI – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kota Kediri Pusat Madiun menggelar kegiatan sosial berupa pembagian zakat kepada masyarakat kurang mampu. Kegiatan tersebut berlangsung di Padepokan PSHT yang berada di Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Minggu (15/3/2026).

Kegiatan pembagian zakat ini merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat sekitar, khususnya bagi warga yang membutuhkan bantuan menjelang momentum ibadah di bulan Ramadan. Melalui kegiatan ini, PSHT ingin turut meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara organisasi dan warga.

Ketua PSHT Cabang Kota Kediri Pusat Madiun, Agung Sediana, mengatakan bahwa pembagian zakat tersebut merupakan wujud nyata kontribusi PSHT dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial di kalangan warga PSHT.

Agung menjelaskan bahwa ajaran PSHT tidak hanya berfokus pada pembelajaran bela diri, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral dan budi pekerti luhur kepada setiap anggotanya. Dengan nilai tersebut, setiap warga PSHT diharapkan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat di sekitarnya.

“Karena ajaran PSHT mendidik manusia berbudi luhur, tahu benar dan salah. Artinya, seorang warga PSHT diharapkan dapat membawa kedamaian dan manfaat bagi masyarakat,” ujar Agung Sediana.

Dalam kegiatan tersebut, panitia menyiapkan sebanyak 218 paket zakat yang didistribusikan kepada warga kurang mampu di wilayah Kelurahan Pojok dan sekitarnya. Paket bantuan yang diberikan berisi berbagai kebutuhan pokok yang diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan.

Agar bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan, proses penyaluran zakat dilakukan melalui sistem pendataan sebelumnya. Selain dibagikan secara langsung di padepokan, sebagian paket juga disalurkan dengan metode door to door ke rumah warga yang telah terdata sebagai penerima manfaat.

Menurut Agung, metode tersebut dipilih untuk memastikan bantuan tepat sasaran sekaligus menjangkau warga yang tidak dapat hadir langsung ke lokasi pembagian. Dengan cara itu, panitia berharap seluruh bantuan dapat tersalurkan secara merata dan bermanfaat bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan bagian dari komitmen PSHT untuk terus memberikan dampak positif bagi masyarakat. Organisasi tersebut ingin hadir tidak hanya sebagai perguruan pencak silat, tetapi juga sebagai organisasi yang aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Lebih lanjut, Agung berharap kegiatan pembagian zakat ini dapat membantu mengubah stigma yang selama ini melekat pada organisasi pencak silat. Menurutnya, masih ada anggapan di sebagian masyarakat bahwa organisasi silat identik dengan konflik atau keributan.

“Kami ingin mengubah stigma bahwa PSHT bukan organisasi yang identik dengan keributan. Sebaliknya, kami membentuk manusia berbudi luhur yang bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Salah satu warga penerima zakat, Juned, mengaku senang dan bersyukur atas bantuan yang diberikan. Ia menilai kegiatan tersebut menunjukkan adanya kepedulian sosial dari PSHT terhadap masyarakat sekitar.

“Alhamdulillah di momen bulan Ramadan ini PSHT Cabang Kota Kediri membagikan zakat sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Semoga ke depannya PSHT semakin berkontribusi bagi bangsa dan menjadi organisasi yang semakin baik,” ujar Juned.

Melalui kegiatan berbagi zakat tersebut, PSHT Cabang Kota Kediri berharap semangat kepedulian sosial di kalangan anggotanya terus tumbuh. Organisasi ini juga berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *