![]()
SURABAYA – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur terus menggencarkan kegiatan sosialisasi melalui program Polantas Menyapa. Kali ini, edukasi disampaikan dengan cara unik dan santai, yakni melalui kegiatan ngopi bareng bersama para sopir truk dan driver transportasi online, pada Senin (24/11).
Kasi Dikmas Subditkamsel Ditlantas Polda Jatim, Kompol Hari Aziz, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preemtif dan preventif dalam Operasi Zebra Semeru 2025. Melalui pendekatan humanis, pihaknya ingin membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan berkendara dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
“Untuk kali ini sosialisasi kami sampaikan melalui ngopi bareng dengan para sopir truk dan driver online. Kami berharap dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang tertib berlalulintas,” ujar Kompol Hari.
Menurutnya, kepatuhan berlalu lintas tidak hanya berkaitan dengan keselamatan diri sendiri, tetapi juga keselamatan pengguna jalan lainnya. Dengan meningkatnya kedisiplinan, diharapkan angka pelanggaran lalu lintas dan fatalitas kecelakaan dapat ditekan secara signifikan.
“Kegiatan ini kami laksanakan secara masif di beberapa tempat setiap hari. Semakin sering dilakukan, kami yakin pesan keselamatan ini akan semakin mengakar di kalangan masyarakat,” tambah Kompol Hari.
Lebih jauh, ia menyebut bahwa program Polantas Menyapa tidak hanya menyasar para pengemudi umum dan profesional seperti sopir truk atau driver online, tetapi juga generasi muda. Edukasi diberikan hingga ke lingkungan sekolah, mulai dari tingkat SMP, SMA hingga perguruan tinggi.
“Ini kita lakukan sebagai upaya mengedukasi kepada pelajar agar mereka bisa tertib berlalulintas sejak dini, sehingga budaya tertib ini menjadi kebiasaan positif,” jelasnya.
Kegiatan ngopi bareng ini juga menjadi ajang dialog terbuka antara masyarakat dan polisi. Para peserta diberi kesempatan untuk menyampaikan keluhan, pertanyaan, hingga berbagi pengalaman seputar masalah keselamatan dan tata cara berkendara di jalan raya.
Guntur, salah satu sopir truk yang hadir, turut memberikan apresiasi atas kegiatan ini. Ia mengaku sangat terbantu karena mendapatkan pemahaman baru mengenai cara berkendara yang aman dan sesuai aturan. “Ya Alhamdulillah, dengan program ngopi bareng sama Pak Polisi, kita sebagai warga bisa mengerti tata cara yang benar dalam berkendara di jalan raya,” tuturnya.
Dengan pendekatan yang komunikatif dan humanis, Polantas Menyapa diharapkan dapat menjadi sarana efektif dalam menciptakan budaya tertib lalu lintas di Jawa Timur. Program ini menjadi bukti komitmen Ditlantas Polda Jatim dalam menjaga keselamatan masyarakat di jalan raya.

