![]()
Asmat, 9 Mei 2026 — Ratusan bungkus tempe hasil produksi personel Satgas Yonif 123/Rjw dibagikan kepada warga Kampung Tomor, Distrik Tomor, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan. Kegiatan sosial ini dilaksanakan sebagai bagian dari program rutin bulanan yang digelar meski dengan keterbatasan bahan dan sarana di wilayah binaan.
Suasana haru dan kebahagiaan tampak jelas saat warga menerima bungkusan tempe dari personel Satgas. Selain menyalurkan bantuan pangan, personel juga menyampaikan wawasan tentang pentingnya konsumsi makanan tinggi protein, dengan tempe sebagai salah satu sumber protein nabati yang mudah diakses dan bernilai gizi tinggi.
Kegiatan sederhana namun penuh makna ini menegaskan peran kehadiran Satgas di tanah Papua tidak semata sebagai kekuatan pertahanan dan keamanan. Kehadiran mereka juga dirasakan sebagai wujud persaudaraan, perlindungan, dan persahabatan bagi masyarakat Kampung Tomor.
Pembagian tempe yang dilakukan setiap bulan tersebut merupakan inisiatif personel yang memproduksi sendiri tempe untuk dibagikan. Langkah ini menunjukkan komitmen praktis dalam pembinaan teritorial dan upaya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat setempat.
Dansatgas Yonif 123/Rjw, Letkol Inf Anhar Agil Gunawan, memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai program pembagian tempe memiliki nilai strategis dalam memperkuat hubungan TNI dengan rakyat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui bantuan yang langsung dirasakan.
Harapan dari pimpinan Satgas adalah agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan demikian, dampak positif kehadiran Satgas di wilayah perbatasan dapat semakin nyata dan memberi kontribusi pada pembangunan sosial dan ekonomi lokal.
Melalui langkah kecil berbagi ini, ikatan persaudaraan antara TNI dan rakyat semakin kokoh. Kegiatan juga menjadi bagian dari semangat membangun Papua yang damai, sehat, dan sejahtera, sejalan dengan upaya mempererat kemanunggalan TNI-Rakyat di daerah binaan.
Warga Kampung Tomor menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Bantuan pangan seperti tempe tidak hanya meringankan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memberi dorongan moral bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi keterbatasan fasilitas.

