SH Terate Kota Kediri Gelar Diklat Humas, Perkuat Peran Penjaga Ajaran di Era Digital

SH Terate Kota Kediri Gelar Diklat Humas, Perkuat Peran Penjaga Ajaran di Era Digital

Loading

KOTA KEDIRI – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kota Kediri Pusat Madiun menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kehumasan Tahun 2026 sebagai langkah strategis memperkuat peran komunikasi organisasi di tengah derasnya arus digitalisasi. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 22 Februari 2026 di Padepokan PSHT Kota Kediri.

Mengusung tema “Penguatan Peran Humas di Era Digitalisasi sebagai Penjaga Ajaran”, pelatihan berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. Meski digelar pada bulan Ramadan, semangat para peserta tetap tinggi mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang dirancang selama dua hari.

Sebanyak 52 peserta ambil bagian dalam diklat ini. Mereka berasal dari tiga ranting, terdiri atas pengurus humas cabang, humas ranting, hingga humas rayon atau komisariat. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang komunikasi organisasi.

Panitia menghadirkan dua pemateri yang kompeten di bidangnya, yakni Wartawan Trans TV Moh Muazizin serta penggiat media sosial Rizki. Keduanya memberikan materi seputar strategi komunikasi publik, manajemen isu, hingga pemanfaatan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.

Ketua PSHT Cabang Kota Kediri, Agung Sediana, menegaskan pentingnya fungsi kehumasan dalam organisasi. Menurutnya, humas memiliki peran sentral sebagai penyampai informasi yang benar, terverifikasi, dan bertanggung jawab kepada masyarakat maupun warga persaudaraan.

“Saya mengapresiasi kehadiran seluruh peserta. Harapannya setelah pelatihan selama dua hari ini, fungsi kehumasan dapat semakin berdampak baik terhadap organisasi,” ujar Agung dalam sambutannya.

Sementara itu, Ketua Panitia Diklat Kehumasan, Tomi Ariwibowo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen PSHT Kota Kediri Pusat Madiun dalam menjawab tantangan zaman. Ia menilai, perkembangan teknologi informasi menuntut organisasi untuk lebih adaptif dan profesional dalam menyampaikan pesan.

“Dengan penguatan komunikasi yang sistematis, organisasi ini menunjukkan kesiapan menghadapi transformasi informasi yang semakin cepat dan kompleks,” ungkap Tomi.

Melalui kegiatan ini, PSHT Kota Kediri berharap humas di setiap tingkatan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga marwah organisasi serta ajaran luhur yang diwariskan. Di tengah era digital yang serba cepat dan terbuka, kehadiran humas yang cakap, bijak, dan berintegritas dinilai menjadi kunci menjaga soliditas dan citra positif organisasi di ruang publik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *